Cara Menghadapi Santri Zaman Sekarang
(Oleh; Syekh Mustafa Abdunnabi )
Pertama, harus dipahami bahwa pesantren dan sekolah sekarang tidak sama dengan dulu. Dulu, orang tua menyerahkan anak: 'Silakan didik, pukul, patahkan tangannya, sisanya saya yang urus.' Sekarang? Anda pukul murid, bapaknya datang berkelahi dengan Anda. Situasi sudah berubah total.
Kedua, posisi penuntut ilmu di masyarakat tidak seperti dulu. Siapa yang lebih dianggap sekarang? Dokter atau Kiai? Dokter. Kalau ada yang melamar anak gadis, satu santri dan satu dokter, siapa yang dipilih? Dokter.
Ketiga, godaan sekarang jauh lebih besar. Dulu anak nakal paling main bola. Sekarang? Rokok, Main Gim, TikTok, film. Mereka melihat orang di TikTok umur 15 tahun terkenal, mereka ingin jadi influencer, vlogger, dll.
Jadi Solusinya:
1. Bangun Hubungan (Bonding): Jadikan hubungan Anda dengan murid bukan hubungan ketakutan, tapi kegembiraan. Sapa mereka, bercanda secukupnya.
2. Hukuman Tanpa Fisik: Jika ada yang kurang ajar, cukup diamkan saja. Masuk kelas, jangan lihat wajahnya selama 2-3 hari. Dia akan datang minta maaf sendiri.
3. Perbanyak Reward (Hadiah) daripada Punishment: Yang rajin, ajak makan keluar, ajak jalan-jalan. Pesantren bagi santri itu seperti penjara. Hadiah terbaik adalah diajak keluar sebentar. Kalau Anda ajak yang rajin makan enak, yang malas akan cemburu dan ingin ikut rajin.
Guru Sukses itu adalah guru yang membuat setiap murid (misal 20 orang) merasa bahwa dialah murid kesayangan gurunya. Tapi tetap jaga batas."
Semoga bermanfaat...
#SyekhMustafaAbdunnabi
#PondokPesantrenNurulAzhar
#CaraMenghadapiSantriZamanSkrg
#TalaqqiKutubTuratsCanduang
Komentar
Posting Komentar